Senin, 02 Februari 2015

Terima kasih masalah


Terima kasih masalah, berkat engkau, aku belajar apa arti kedewasaan .
Terima kasih masalah, berkat engkau aku belajar bersikap lebih baik.
Terima kasih masalah, berkat engkau, aku belajar untuk tidak tergesa-gesa.
Terima kasih masalah, berkat engkau, aku akhirnya dapat mengetahui  hati, sikap dan perasaan orang-orang yang selama ini aku anggap baik kepadaku.
Terima kasih sudah menunjukkan kepadaku mana orang-orang yang peduli kepadaku dan mana orang-orang yang hanya berpura-pura baik dan peduli kepadaku.

Aku dapat menilai orang-orang yang selama ini aku anggap baik, peduli, perhatian kepadaku.
Terima kasih masalah, berkat engkau, semua topeng orang-orang  yang aku anggap baik, peduli dan perhatian dapat terlepas dan menunjukkan wajah asli dari dirinya yang dahulu aku anggap luar biasa.
Tidak aku sangka, bahwa orang-orang yang selama ini aku anggap baik, peduli dan perhatian kepadaku ternyata memiliki diri asli yang  berbeda seperti yang aku nilai sebelumnya.

Orang-orang yang selama ini peduli kepadaku, ternyata tidak benar-benar peduli kepadaku.
Orang-orang yang selama ini baik kepadaku, ternyata tidak benar-benar baik kepadaku.
Orang-orang yang selama ini perhatian kepadaku, ternyata tidak benar-benar perhatian kepadaku.


Hai kamu orang-orang yang demikian, tidak perlu kalian memakai topeng itu lagi didepanku, buanglah topeng itu, karena aku sudah tahu bagaimana diri kalian yang sebenarnya. J