Oleh Mbeeer
Sayang,
Dulu kita hanyalah sebuah kata.
Yang tercipta terpisah,
tanpa pernah ada niatan untuk dapat
hidup bersama.
Lalu kemudian datang suatu kebetulan
dimana kita
dipertemukan dalam sebuah paragraf prosa.
Saling saut-menyaut antara perasaan masing-masing.
Saling mengidolakan antara satu, dan yg lain.
Hingga tak lama kemudian,
Cinta tumbuh diantara sela-sela
hati kita.
Perlahan membesar dan terus membesar.
Memberi sealun nada di kehidupan baru kita.
Sayang,
Kita adalah sebuah Lagu.
Aku dan Kamu Lirik-nya.
Sedangkan cinta adalah nada pengiringnya.
Kita terus dinyanyikan saat itu.
Dari siang,
hingga menjemput malam.
Dari masalah,
hingga terselip sebuah senyuman.
Dari berjalan,
hingga berharap untuk mampu menyerah.
Kita adalah sebuah symphony yang terus-menerus dialunkan.
Kemudian,
datang suatu hari dimana nada dipaksa pergi meninggalkan
kita.
Memisahkan aku dan kamu kembali menjadi sebuah kata.
Dengan sulitnya rasa ikhlas,
Aku berusaha mengumpulkan kamu lagi disetiap harinya.
berharap bakal ada suatu nada hinggap diantara kita lagi.
Walau hari itu,
hingga kinipun tak kunjung menghampiri.
Hingga pada akhirnya, Sayang.
Sudah terlalu banyak kamu dalam aku.
Sudah terlalu banyak rindu dalam sendu.
Kamu sudah menjadi kumpulan puisi dalam hati.
Dan oleh karena itu,
diary kecilku ini akan selalu mengabadikan kamu.
Berharap suatu hari kamu mampir untuk membaca.
Lalu menimbulkan sedikit lagi nada di sela-sela hati kita.
Ya..
Suatu hari..
Kata akan diiringi menjadi sebuah prosa lagi.
Sebuah prosa yg diiringi nada.
Yang akan kita lantunkan secara ceria,
layaknya dulu kala.
Hingga pada akhirnya,
cerita kita abadi, pada hati para
pembaca setianya.