Terima kasih masalah, berkat engkau, aku belajar apa arti
kedewasaan .
Terima kasih masalah, berkat engkau aku belajar bersikap
lebih baik.
Terima kasih masalah, berkat engkau, aku belajar untuk tidak
tergesa-gesa.
Terima kasih masalah, berkat engkau, aku akhirnya dapat
mengetahui hati, sikap dan perasaan
orang-orang yang selama ini aku anggap baik kepadaku.
Terima kasih sudah menunjukkan kepadaku mana orang-orang
yang peduli kepadaku dan mana orang-orang yang hanya berpura-pura baik dan
peduli kepadaku.
Aku dapat menilai orang-orang yang selama ini aku anggap
baik, peduli, perhatian kepadaku.
Terima kasih masalah, berkat engkau, semua topeng
orang-orang yang aku anggap baik, peduli
dan perhatian dapat terlepas dan menunjukkan wajah asli dari dirinya yang
dahulu aku anggap luar biasa.
Tidak aku sangka, bahwa orang-orang yang selama ini aku
anggap baik, peduli dan perhatian kepadaku ternyata memiliki diri asli
yang berbeda seperti yang aku nilai
sebelumnya.
Orang-orang yang selama ini peduli kepadaku, ternyata tidak
benar-benar peduli kepadaku.
Orang-orang yang selama ini baik kepadaku, ternyata tidak
benar-benar baik kepadaku.
Orang-orang yang selama ini perhatian kepadaku, ternyata
tidak benar-benar perhatian kepadaku.
Hai kamu orang-orang yang demikian, tidak perlu kalian
memakai topeng itu lagi didepanku, buanglah topeng itu, karena aku sudah tahu bagaimana diri kalian yang sebenarnya. J

0 komentar:
Posting Komentar
Jika ada kesulitan, ragu atau apapun. Silahkan poskan komentar dibawah ini. sedikit komentar yang anda tulis, sangat berharga bagi blog ini. Jika ingin Copy-Paste Artikel ini, harap sertakan Sumbernya!