Senin, 31 Agustus 2015

Aku Benci Dengan Perpisahan

"Why did this happen to me?..."

Cuma bisa duduk lemas dengan tatapan mata yang kosong. Dunia seakan kejam, kehidupan seakan tega. Semuanya kejam! Cuma bisa memaki dalam hati. "Aku benci perpisahan!" kenapa harus ada perpisahan di dunia ini? Hidup seakan kosong, seakan semuanya hilang. terbang begitu saja dari kehidupan ini. Pikiran amburadul, kacau, seakan mau pecah kepala!

Berbeda dengan diriku, dirinya terlihat enjoy dan tenang-tenang saja dengan perpisahan ini. Bahagiakah dirinya dengan semua ini? dengan perpisahan ini? 
Aku berpikir dia sudah berubah, tidak seperti dulu. Namun sekarang aku baru sadar, dia tidak berubah. Tapi itulah diri dia yang sebenarnya selama ini.

Kenapa harus ada "Selamat" dikalimat "Selamat Tinggal'? Bukankah yang namanya ditinggalkan dan meninggalkan itu menyakitkan? Meninggalkan orang yang disayang atau bahkan ditinggalkan orang yang disayang. Sama seperti aku yang membenci perpisahan.

Melupakan semua kenangan, kebersamaan dan memori yang sudah dibangun selama bertahun-tahun. Mudah baginya namun sulit bagiku. Tapi aku akan mencoba menjadi seperti dia yang dengan mudahnya melupakan semuanya tentang kita. 





0 komentar:

Posting Komentar

Jika ada kesulitan, ragu atau apapun. Silahkan poskan komentar dibawah ini. sedikit komentar yang anda tulis, sangat berharga bagi blog ini. Jika ingin Copy-Paste Artikel ini, harap sertakan Sumbernya!